Tips Untuk Mengurangi Risiko Retensi Air

2 Juni 2011 at 20:28 Tinggalkan komentar

Air memang kebutuhan mendasar bagi tubuh. Tetapi, jika tubuh kelebihan air dan menahannya atau sering disebut retensi air, maka Anda bisa merasa lemas dan kelelahan.

Kondisi tersebut membuat Anda seperti merasa membawa beban yang sangat berat. Retensi air merupakan tanda yang jelas bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuh Anda.

Tubuh mempertahankan air dan tidak mengeluarkannya, karena beberapa alasan. Hal yang paling umum adalah karena kadar garam dalam tubuh Anda sangat tinggi. Musim panas, bisa memperparah kondisi ini.

Untuk implikasi medis, retensi air yang parah bisa menimbulkan gagal jantung, gagal hati atau gagal ginjal. Dibandingkan pria, wanita lebih sering mengalami retensi air. Mulai dari masa pramenstruasi hingga menopause.

Retensi air juga jadi salah satu alasan mengapa berat badan wanita cenderung bertambah ketika mengalami perubahan hormonal. Untuk mengurangi risiko retensi air lakukan saja lima langkah yang dilansir dari Healthmeup.com berikut.

1. Kurangi konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi
Batasi konsumsi garam, yaitu maksimal 1000 miligram per hari. Lakukan hingga tubuh tak lagi merasa lemas.

2. Hindari makanan olahan
Makanan olahan atau pun kalengan memang lebih efisien. Tetapi, jika Anda seringkali merasa lemas, bisa jadi akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan, seperti sosis, nuget atau daging kalengan. Itu karena kadar garam pada makanan olahan sangat tinggi.

3. Konsumsi buah dan sayur
Konsumsi apel, melon dan anggur. Tidak hanya mengandung zat potasium yang bisa mencegah darah tinggi, tetapi juga membantu menjaga kadar cairan dalam tubuh agar tetap seimbang. Untuk sayur, konsumsi saja mentimun, daun salada, dan wortel.

4. Minum jus dan teh
Jika Anda malas mengunyah, olah saja buah menjadi jus segar. Minum teh herbal juga bisa dilakukan. Itu karena, makin banyak air yang Anda minum, maka tubuh akan makin sedikit menahan air.

5. Olahraga
Berolahragalah akan tubuh memproduksi banyak keringat. Keringat adalah “senjata” efektif untuk mengatasi retensi air. 

Sumber:  VIVAnews

Entry filed under: Tips and Triks. Tags: .

Tips Mengobati Penyakit Vertigo Efek Negatif Susah Buang Air Besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pengunjung Online


Afiadi's Soenarto Family Blog

Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain

4staff

share for the best future

Situsguru.com

Belajar Ngeblog

%d blogger menyukai ini: